Manchester United bertekad bangkit di markas Paris Saint Germain (PSG).

Manchester United bertekad bangkit di markas Paris Saint Germain (PSG).

genericlevitracheapest-price – Manchester United bertekad bangkit di markas Paris Saint Germain (PSG). Ambisi ini didukung oleh torehan rapi Setan Merah ketika melawan kesebelasan Prancis.

MU akan menjalani tujuan berat di markas PSG pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (7/3/2019) pagi-pagi sekali WIB. Setan Merah mesti membalikan agregat 0-2 di Parc de Princess bila hendak melaju ke perempatfinal.

Meski sulit, Solskjaer yakin anak asuhannya dapat melakukan tugas ini. Pria asal Norwegia itu memandang seluruh hal dapat terjadi di Liga Champions.

Tentu saja, seluruh orang tahu bahwa kami bisa melakukannya dan kami bakal melakukan tersebut – hasil Liga Champions dalam sejumlah musim terakhir dapat menjadi cerminan, kata Solskjaer dikutip dari FourFourTwo.

“Saya tidak ingin menyebutnya aneh, tetapi tahun lalu Juventus kalah 0-3 di kandang melawan Real Madrid dan tiba-tiba mereka unggul 3-0 setelah laga berjalan 90 menit di laga tandang.

“Setahun sebelumnya, PSG melawan Barcelona. Kita semua ingat hasil itu. Jadi, ada begitu banyak contoh tim yang dapat mengubah hasil seperti ini,” tegasnya.

Ambisi Setan Merah di markas PSG ini juga didukung catatan apik mereka saat melawat ke Negeri Menara Eiffel. Dalam 14 laga di markas tim Prancis, MU menang lima kali, tujuh kali imbang dan hanya dua kali kalah. Mereka mampu mengemas 17 gol serta cuma kebobolan sembilan gol.

Dua kekalahan Setan Merah di Prancis terjadi saat mereka takluk 0-1 dari Olympique Marsielle pada Liga Champions musim 1999/2000, dan kalah dengan skor serupa dari Losc Lille di musim 2005/2006.